Rabu, 24 November 2021

Contoh Berita KKN

 

Melatih kreatifitas Anak,

Mahasiswi UIN Walisongo Adakan Pelatihan Membuat Face Shield



Dalam rangka mengisi waktu luang anak-anak dihari Minggu agar tetap produktif, Mahasiswi KKN UIN Walisongo ajak anak-anak mengikuti pelatihan membuat face shield. Kegiatan ini dilakukan pada hari Minggu, 8 November 2020  di Desa Tasikrejo, Ulujami, Pemalang.

Di Desa Tasikrejo, anak-anak sekolah dasar atau MI sederajat sudah mulai menerapkan sekolah tatap muka meski durasi belajar terpotong. Dengan adanya hal tersebut, membuat anak-anak harus tetap waspada melindungi diri dari penyebaran virus Corona. Salah satu upaya untuk melindungi diri yaitu dengan menggunakan face shield.

Face shield merupakan alat pelindung diri yang ditujukan untuk melindungi area wajah. Salah satu penularan virus Corona yaitu melalui cipratan air liur, penggunaan face shield ini dapat melindungi kita dari hal tersebut. Tentunya, penggunaan face shield akan lebih baik diiringin dengan menggunakan masker dan senantiasa membawa hand sanitizer.

Pada pelatihan kali ini, Mahasiswi KKN UIN Walisongo mengajak anak-anak untuk membuat face shield dengan bahan-bahan yang mudah di dapatkan, yaitu ada kertas mika, busa, karet elastis, stepler, double tip dan gunting.

“Pelatihan face shield ini diadakan untuk mengisi waktu luang anak-anak dihari minggu agar lebih produktif, selain itu juga sebagai salah satu bentuk kepedulian saya terhadap pandemi Covid-19. Dimasa transisi seperti ini, anak-anak di Desa Tasikrejo sudah memulai pembelajaran secara tatap muka, maka dari itu saya berharap face shield yang kita buat dipelatihan ini bisa digunakan anak-anak ketika mereka sekolah”. Ujar Miladiya Nur, Mahasiswi KKN UIN Walisongo.

Anak-anak merasa antusias mengikuti pelatihan ini, karena biasanya mereka hanya melihat orang-orang menggunakan face shield di televisi saja. Kini, mereka bisa membuatnya sendiri dan bisa digunakan untuk kegiatan di luar rumah seperti pergi ke sekolah.

“Nanti malam kalo berangkat ngaji, Aku mau pakai ini (face shied) dan kalo berangkat sekolah juga mau Aku pakai”. Ujar Tyo salah satu anak yang mengikuti pelatihan membuat face shield.

Virus Corona tidak hanya menyerang orang dewasa saja, tetapi anak-anak pun bisa terserang virus Corona. Kita harus tetap waspada, peduli satu sama lain, dan jangan lelah untuk mengingatkan seseorang untuk mematuhi prokol kesehatan. Semoga Virus Corona segera hilang, agar kita semua bisa beraktivitas diluar rumah dengan tenang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar