Melatih kreatifitas Anak,
Mahasiswi UIN Walisongo Adakan
Pelatihan Membuat Face Shield
Dalam rangka mengisi waktu luang anak-anak dihari Minggu agar tetap produktif, Mahasiswi KKN UIN Walisongo ajak anak-anak mengikuti pelatihan membuat face shield. Kegiatan ini dilakukan pada hari Minggu, 8 November 2020 di Desa Tasikrejo, Ulujami, Pemalang.
Di Desa Tasikrejo, anak-anak sekolah dasar atau MI sederajat sudah
mulai menerapkan sekolah tatap muka meski durasi belajar terpotong. Dengan
adanya hal tersebut, membuat anak-anak harus tetap waspada melindungi diri dari
penyebaran virus Corona. Salah satu upaya untuk melindungi diri yaitu dengan
menggunakan face shield.
Face shield merupakan alat pelindung diri yang ditujukan untuk
melindungi area wajah. Salah satu penularan virus Corona yaitu melalui cipratan
air liur, penggunaan face shield ini dapat melindungi kita dari hal tersebut.
Tentunya, penggunaan face shield akan lebih baik diiringin dengan menggunakan
masker dan senantiasa membawa hand sanitizer.
Pada pelatihan kali ini, Mahasiswi KKN UIN Walisongo mengajak
anak-anak untuk membuat face shield dengan bahan-bahan yang mudah di dapatkan,
yaitu ada kertas mika, busa, karet elastis, stepler, double tip dan gunting.
“Pelatihan face shield ini diadakan untuk mengisi waktu luang anak-anak
dihari minggu agar lebih produktif, selain itu juga sebagai salah satu bentuk
kepedulian saya terhadap pandemi Covid-19. Dimasa transisi seperti ini,
anak-anak di Desa Tasikrejo sudah memulai pembelajaran secara tatap muka, maka
dari itu saya berharap face shield yang kita buat dipelatihan ini bisa digunakan
anak-anak ketika mereka sekolah”. Ujar Miladiya Nur, Mahasiswi KKN UIN
Walisongo.
Anak-anak merasa antusias mengikuti pelatihan ini, karena biasanya
mereka hanya melihat orang-orang menggunakan face shield di televisi saja.
Kini, mereka bisa membuatnya sendiri dan bisa digunakan untuk kegiatan di luar
rumah seperti pergi ke sekolah.
“Nanti malam kalo berangkat ngaji, Aku mau pakai ini (face shied)
dan kalo berangkat sekolah juga mau Aku pakai”. Ujar Tyo salah satu anak yang
mengikuti pelatihan membuat face shield.
Virus Corona tidak hanya menyerang orang dewasa saja, tetapi
anak-anak pun bisa terserang virus Corona. Kita harus tetap waspada, peduli
satu sama lain, dan jangan lelah untuk mengingatkan seseorang untuk mematuhi prokol
kesehatan. Semoga Virus Corona segera hilang, agar kita semua bisa beraktivitas
diluar rumah dengan tenang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar